rumah subsidi di bali
rumah subsidi di bali

Apakah mungkin membangun rumah subsidi di Bali? Menurut REI Bali, harga rumah subsidi di Bali adalah di angka 148,5 juta rupiah. Mengingat harga lahan, biaya perizinan, dan pajak yang cukup tinggi di Bali, angka tersebut rasanya kurang masuk akal. Ditambah lagi biaya operasional yang harus ditanggung oleh pengembang properti selama proyek berlangsung. Biaya operasional itu meliputi biaya gaji pegawai, biaya sewa kantor, biaya listrik, dll. Namun pertanyaannya, apakah rumah subsidi seharga di bawah 150 juta itu mungkin dilakukan?

Ternyata menurut REI, rumah subsidi di Bali mungkin dibangun, hanya lokasinya sangat terbatas. Beberapa provinsi yang masih memungkinkan dibangun rumah subsidi yaitu daerah seperti Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Namun demikian, walaupun rumah subsidi di harganya sangat miring, kualitasnya perlu diperhatikan. Lokasi rumah subsidi di Bali ini pun harus diperhatikan, jangan terlalu jauh dari pusat kota. 

Apa saja faktor yang perlu diperhatikan dalam membangun rumah subsidi?

  • Lokasi

Lokasi dari rumah subsidi di Bali tentunya berada di luar daerah pariwisata. Namun demikian, lokasi tidak boleh terlalu jauh dari pusat kegiatan masyarakat seperti pasar dan sekolah. Hal itu memastikan bahwa pemilik rumah subsidi masih dapat berkegiatan dengan nyaman walaupun agak jauh. 

  • Kualitas Bangunan

Walaupun berharga murah, namun kualitas bangunan rumah subsidi juga harus lumayan. Paling tidak, rumah tidak bocor dan tidak retak. Namun tentu saja, ekspektasi dari calon pembeli rumah subsidi juga harus dijaga. Harga tentu tidak bisa bohong bukan?

  • Kualitas Sarana dan Prasarana

Kualitas sarana seperti taman bermain, musholla, pura, dll juga perlu diperhatikan. Akses masuk ke rumah subsidi di Bali juga perlu diperhatikan. 

  • Legalitas dari Tanah 

Tanah yang digunakan untuk rumah subsidi juga perlu diperhatikan legalitasnya. Sebaiknya lahan yang digunakan untuk rumah subsidi yaitu berstatus SHM. 

  • Track Record dari Pengembang Properti 

Pengembang properti juga perlu dilihat track record dan kemampuan menyelesaikan proyeknya. 

Mengapa Harus di Bali Utara? 

Mengapa Bali utara terutama Buleleng layak ditinggali, anda bisa membaca di artikel ini

Masih Mau Bertanya tentang Rumah Subsidi di Bali? 

Saat ini pemerintah membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah subsidi. Pemerintah menyediakan KPR dengan bunga 5% selama 20 tahun seperti yang diliput di berita. Yuk manfaatkan skema tersebut untuk membeli rumah subsidi di Bali. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Benny di WA 081315476062 sekarang.